← Kembali ke Katalog
PEMBERDAYAAN MASJID BERBASIS PEDOMAN

PEMBERDAYAAN MASJID BERBASIS PEDOMAN

Oleh: Dr. Ugin Lugina, M.Pd.
✓ Sudah Terbit
ISBN
978-623-6049-71-6
Kategori
Non-Fiksi

Deskripsi

Masjid bukan sekadar bangunan tempat melaksanakan shalat. Masjid merupakan pusat ibadah, pendidikan, dakwah, silaturahmi, pembinaan umat, bahkan dapat menjadi ruang pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat. Karena itu, masjid yang megah secara fisik perlu diiringi dengan tata kelola yang baik agar benar-benar hidup, dinamis, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi jamaah.

Buku Pemberdayaan Masjid Berbasis Pedoman: Acuan & Inspirasi Bagi Pemakmur Masjid hadir sebagai panduan bagi para pengurus dan pemakmur masjid dalam membangun tata kelola kemasjidan yang lebih terarah, tertib, profesional, dan berkelanjutan. Penulis menyusun buku ini berdasarkan pengalaman dalam aktivitas kemasjidan serta kebutuhan nyata di lapangan, terutama pentingnya pedoman keorganisasian sebagai dasar dalam mengelola berbagai aktivitas masjid.

Pembahasan diawali dengan sumber daya manusia masjid, meliputi karakter dan kriteria takmir, karyawan, serta jamaah. Buku ini menekankan bahwa keberhasilan pemberdayaan masjid sangat bergantung pada kualitas orang-orang yang mengelolanya. Takmir diposisikan sebagai pelayan jamaah yang bekerja dengan amanah, keikhlasan, kemampuan manajerial, dan semangat pengabdian.

Selanjutnya, buku membahas arah kiblat beserta konsep ijtihad, berbagai persoalan pengukuran, perangkat yang diperlukan, serta beberapa metode penentuan arah kiblat. Pembahasan ini mempertemukan aspek keagamaan dengan pendekatan ilmu pengetahuan dan pengukuran teknis.
Bagian penting lainnya adalah manajemen dan organisasi masjid. Buku menyediakan acuan mengenai struktur organisasi DKM, musyawarah jamaah, AD/ART, program kerja, administrasi, kesekretariatan, protokoler, serta pengelolaan keuangan. Bahkan dokumen dasar seperti tata tertib musyawarah, struktur organisasi, pedoman kepengurusan, dan program kerja turut diarahkan agar menjadi bagian dari sistem pengelolaan masjid.

Pemberdayaan juga diperluas melalui berbagai unit dan kegiatan kemasjidan, seperti majelis taklim, remaja masjid, pengajian anak, pendidikan, dakwah, perpustakaan, kegiatan Ramadan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi berbasis masjid. Dengan demikian, masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan dan pelayanan umat.

Buku ini juga memberikan perhatian pada penilaian dan pengembangan masjid berprestasi. Penilaian dipandang sebagai sarana untuk mendorong DKM dan jamaah melakukan pembenahan secara terukur, mulai dari lingkungan fisik, kebersihan, sarana, administrasi organisasi, hingga program-program kemasjidan.

Dengan cakupan tersebut, buku ini dapat menjadi acuan praktis bagi DKM/takmir masjid, mushala, majelis taklim, remaja masjid, organisasi keislaman, lembaga pendidikan, maupun mahasiswa yang mempelajari manajemen pemberdayaan masjid. Kehadirannya diarahkan untuk membantu mewujudkan masjid yang tidak hanya makmur dalam aktivitas ibadah, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi jamaah, masyarakat, umat, dan bangsa.