← Kembali ke Katalog
SOSIOLOGI ISLAM Memahami Realitas Masyarakat Muslim Indonesia

SOSIOLOGI ISLAM Memahami Realitas Masyarakat Muslim Indonesia

Oleh: Engkos Koswara
✓ Sudah Terbit
Kategori
Non-Fiksi
Tanggal Terbit
25 Feb 2025

Deskripsi

Ayat-ayat Al-Qur'an menggambarkan standar sejarah menggunakan tiga konsep dasar. Pertama, standar sejarah bersifat universal dan tidak muncul secara kebetulan.

Kedua, standar sejarah bersifat ilahi atau monoteistik. Ketiga, kebebasan adalah norma sejarah. Ini menyiratkan bahwa orang terus-menerus mengubah gaya hidup mereka. Sementara norma-norma sejarah dianggap sebagai dasar sosiologi Islam, tetapi sejarah ilmiahlah yang dapat diperiksa secara metodis, logis, dan rasional, dan menggunakan metode ilmiah.

Menurut Murthadha Muthahhari, sejarah ilmiah adalah sub bidang sosiologi yang mencakup pemeriksaan ilmiah peradaban sejarah. Sosiologi adalah topik luas yang mencakup masyarakat lampau dan kontemporer. Akibatnya, sejarah mengklasifikasikannya sebagai masyarakat tradisional atau kontemporer (sejarah ilmiah) (Murtadha Mutahhari, 1984).

Sosiologi Islam berasal dari standar sejarah dalam Al-Qur'an, berbeda dengan sosiologi Barat, yang bersumber dari filsafat sejarah dan teori sosial (M. T. Rahman, 2011 ). Auguste Comte adalah orang pertama yang membedakan antara ilmu-ilmu sosial dan ilmu-ilmu sosial dalam Sosiologi. Salah satu bukti ilmiah bagi sosiologi Islam berasal dari standar sejarah adalah; Islam percaya bahwa masyarakat manusia dimulai dengan seorang pria, yakni Adam as dan seorang wanita, yakni Siti Hawa